Rabu 22 Juli 2026 - 05:03
Membentuk Manusia adalah Misi Hawzah Ilmiyah

Hawzah / Ayatullah Shab Zandedar, Sekretaris Dewan Tinggi Hawzah Ilmiyah, dalam pertemuannya dengan Hujjatul-Islam wal-Muslimin Alizadeh, pengelola Hawzah Ilmiyah putri, beserta para wakilnya, menyatakan bahwa dalil-dalil yang menjadi landasan pendirian hawzah ilmiah tidak menunjukkan adanya keterbatasan hanya bagi laki-laki.

Berita Hawzah  Ayatullah Shab Zandedar, Sekretaris Dewan Tinggi Hawzah Ilmiyah, dalam pertemuannya dengan Hujjatul-Islam wal-Muslimin Alizadeh, pengelola Hawzah Ilmiyah putri, beserta para wakilnya, menyatakan bahwa dalil-dalil yang menjadi landasan pendirian Hawzah Ilmiyah tidak menunjukkan adanya keterbatasan hanya bagi laki-laki. Beliau mengatakan: "Program-program Hawzah Ilmiyah, baik untuk putra maupun putri, hendaknya menjadi pengantar untuk tafaqquh fi al-din (mendalami agama), dan tafaqquh berarti pemahaman yang mendalam yang menembus lapisan-lapisan tersembunyi dari suatu persoalan."

Syarat peringatan dan dakwah adalah mendalami agama

Beliau menambahkan: "Salah satu manfaat dari Hawzah Ilmiyah putri adalah bahwa selain untuk membersihkan jiwa dan membina para santriwati, generasi yang dibesarkan dalam asuhan mereka diharapkan akan menjadi pribadi-pribadi yang salehah, berkeyakinan teguh, dan berkorban di jalan kebenaran."

Ayatullah Shab Zandedar mengatakan: "Saat ini terlihat adanya kecenderungan untuk keluar dari fikih Jawhari (fikih klasik yang berlandaskan pada sumber-sumber otentik). Imam Agung Khomeini ra dan para ulama besar kita selalu menekankan pada metodologi fikih Jawhari. Orang-orang yang bersikeras menjadikan akal sebagai sumber independen untuk menggali hukum-hukum syariat dalam rantai sebab-akibat, atau yang menyampaikan tentang maqashid syar'iah, hendaknya mereka merujuk pada perkataan para ulama besar, terutama Imam Agung —semoga Allah meridhainya— dalam penetapan hukum-hukum."

Misi Hawzah Ilmiyah adalah membentuk manusia

Beliau menambahkan: "Jika Hawzah Ilmiyah, baik untuk putra maupun putri, ingin mendidik manusia-manusia yang bertakwa kepada Allah, maka salah satu cara terpentingnya adalah bahwa ketakwaan kepada Allah, sikap bertakwa, dan berada di jalan kebenaran itu harus tampak dan terwujud dari para pengelola dan para pengajar hawzah itu sendiri."

Di awal pertemuan ini, Hujjatul-Islam wal-Muslimin Alizadeh menyampaikan laporan terperinci mengenai kondisi Hawzah Ilmiyah putri.

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha